TELUKKUANTAN - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau masih menjual BBM jenis pertalite dengan harga normal Rp 7.650 perliter. Belum ada diskon untuk BBM jenis pertalite di Kuansing.
"Daerah lain Kepala Kopdagrin Azhar mendengar memang ada diskon harga untuk BBM jenis pertalite setara premium. Kalau di Kuansing belum ada," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kuansing, Drs Azhar MM belum lama ini.
Kepala Kopdagrin Azhar Mengatakan, diskon tersebut mungkin langsung diberikan oleh Pertamina untuk masyarakat. "Kalau di Kuansing masih harga normal. Untuk BBM premium masih Rp 6.450/liter, BBM pertalite Rp 7.650/liter, pertamax turbo Rp 10.250/liter, BBM Des Let Rp 9.900/liter, dan Bio Solar Rp 5.150/liter," kata Kepala Kopdagrin Azhar.
Di Kuansing sendiri terdapat 7 SPBU diantaranya SPBU Siterajo Kari, SPBU Sungai Jering, SPBU di Pangean, SPBU di Cerenti, SPBU Logas, SPBU Koto Baru, SPBU Kebun Nenas, dan SPBU di daerah ekstran di daerah Sungai Kuning.
Sebelumnya Kepala Kopdagrin Azhar menyebutkan untuk kuota BBM jenis premium ada pembatasan kuota oleh Pertamina. Sehingga untuk BBM premium di Kuansing memang sulit didapat saat ini.
Hal tersebut diketahui Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing ketika menanyakan hal ini kepada pengelola SPBU yang ada di Kuansing.
" Kepala Kopdagrin Azhar tahu setelah bertanya kepada pengelola SPBU kenapa BBM premium cepat habis," kata Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Azhar, Selasa, 29 Desember 2020.
Kepala Kopdagrin Azhar mengatakan, biasanya kuota BBM premium untuk satu SPBU di Kuansing mendapatkan jatah 16 ton perhari. Namun sejak pertengahan tahun lalu, kuota dibatasi dan satu hari SPBU di Kuansing hanya mendapatkan jatah 8 ton BBM premium perhari dari Pertamina.
"Hanya BBM jenis premium yang dibatasi kuotanya oleh Pertamina, kalau untuk jenis pertalite dan pertamax itu kuotanya seperti biasa tetap 18 ton perhari," katanya.
Menurut Kepala Kopdagrin Azhar, akibat pengurangan tersebut makanya BBM jenis premium di SPBU di Kuansing cepat habis dan sulit didapat oleh masyarakat. Tapi Pemerintah, kata Kepala Kopdagrin Azhar, tetap menjaga ketersediaan BBM selalu ada di SPBU. (Riau Online)








0 Comments