TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meminta masyarakat tidak panik dalam menyikapi berita tentang hasil rapid test positif terhadap dua orang di Singingi.
Menurut dr. Amelia Nasrin, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kuansing, rapid test mampu mendeteksi semua virus dan sensitivitasnya hanya 30 persen sampai 70 persen.
"Memang ada dua rapid test positif dan akan dilanjutkan pemeriksaan swab. Rencananya, Senin pagi kita ambil sampel. Sekarang, tim kita sedang menjemput VTM ke Pekanbaru," ujar Amel, Jumat (24/4/2020) di Telukkuantan.
Adapun dua warga yang masuk ODP tersebut yakni Tn H (38), warga Singingi bersama anaknya Tn NA (8). Untuk Tn H, tidak memiliki gejala, sedangkan Tn NA mengalami demam, sakit tenggorokan dan pucat. Keduanya menjalani isolasi mandiri di rumah.
Dikatakan Amel, masyarakat Kuansing tak perlu panik atas hasil rapid test tersebut. Sebab, belum tentu kedua orang tersebut terjangkit Covid-19.
"Mohon jangan panik. Kalau rapid test positif, bisa juga virus lain. Untuk memastikannya, maka diperlukan swab melalui PCR," ujar Amel.
Senada dengan itu, Agusmandar yang juga jubir Covid-19 Kuansing meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Masyarakat tak perlu panik. Yang perlu dilakukan adalah menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin cuci tangan dan gunakan masker apabila keluar rumah," ujar Agusmandar.








1 Comments