Telukkuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) meminta masyarakat untuk tidak euforia menyambut pergantian tahun baru 2021 mendatang. Selain masih adanya Covid-19, kegiatan merayakan tahun baru dengan cara turun ke jalan tidak mencerminkan budaya Melayu.
Hal ini disampaikan Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini M,Si Kamis (17/12). Menurut Bupati, sebaiknya kegiatan tahun baru diisi dengan acara kerohanian di masjid.
“yang merayakan tahun baru dengan cara hura-hara adalah kegiatan yang tidak bermanfaat. Lebih bagus ramaikan masjid dengan mendengar ceramah agama dan kegiatan lainnya, kata Bupati.
Bupati menambahkan, dengan situasi saat ini, Pemkab Kuansing akan melakukan imbauan tegas terhadap masyarakat yang akan melakukan aktivitas keramaian di beberapa tempat.
“ini akan kita pantau. Setiap kegiatan yang mengumpulkan orang banyak seharusnya dihindari dulu. Tujuannya untuk menghindari terjadinya penambahan Pasien Covid-19 di Kuansing, terang Bupati.
Dengan selalu mematuhi protokol kesehatan, masyarakat telah membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Penyebaran Covid-19. Sehingga keinginan Kabupaten Kuantan Singingi untuk masuk zona hijau akan cepat terwujud.
“pekan ini terjadi penambahan kasus Covid-19. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Saya terus mengapresiasi kegiatan razia dan patroli yang dilakukan gugus tugas dan pihak keamanan,”Kata Bupati. Sumber : Riaupos








0 Comments