Kabupaten
Kuantan Singingi

Kuansing Belum Putuskan Belajar Tatap Muka

TELUKKUANTAN - Seluruh sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sudah dilengkapi dengan sarana prasarana protkol kesehatan. Bahkan, sekolah di Kuansing juga telah menyediakan ruangan khusus jika ada siswa yang sakit.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidkan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Masrul Hakim saat rapat percepatan penanganan Covid-19 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Kamis (12/08/2021) siang.

"Sejak tahun lalu, sekolah kita sudah disiapkan untuk pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Sekarang sudah ada instruksi Mendagri, bahwa PPKM level 3 bisa belajar tatap muka. Kita sudah siap," kata Masrul Hakim pada rapat yang dipimpin Pj Sekda Kuansing, Agusmandar.

Rapat ini juga dihadiri Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata, Kajari Kuansing yang diwakili Kasi Intel Rinaldy Ardiansyah, Waka I DPRD Kuansing Zulhendri, Ketua PA Telukkuantan dan Pjs Pabung Dim 0302 Inhu Kapt. Inf. B Tarigan.

Senada dengan Plt Kepala Disdikpora Kuansing, Kakan Kemenag Kuansing Jisman juga menyatakan bahwa satuan pendidikan di bawah Kemenag siap melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi.

Agusmandar meminta pendapat tokoh-tokoh masyarakat Kuansing yang hadir pada rapat tersebut. Seperti Ketua LAMR Kuansing, Ketua MUI Kuansing dan IDI Cabag Kuansing.

Dalam rapat tersebut, Ketua IDI Kuansing, dr. Fahdiansyah mempertanyakan bagaimana bila terjadi lonjakan kasus di sekolah ketika pembelajaran tatap muka dilaksanakan? Menjawab ini, Masrul menyatakan akan me-lockdown sekolah tersebut.

"Okelah kalau sekolah tersebut di-lockdown, lantas bagaimana kesiapan Satgas Covid-19 kabupaten? Apakah siap menanggulangi jika terjadi lonjakan kasus? Kalau kami lihat, gugus tugas belum punya SOP penanganan Covid-19 ini. Disdik punya SOP sendiri, Diskes punya SOP sendiri, RSUD punya SOP sendiri. Semua berjalan sendiri-sendiri. Sebaiknya, semua SOP itu terintegrasi dan inilah SOP Satgas kabupaten," kata Fahdiansyah.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuantan Singingi (Kuansing) menyatakan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kuansing, Riau masuk kategori mengkhawatirkan. Bahkan, positivity rate Kuansing berada di atas DKI Jakarta.

"Per tanggal 10 Agustus 2021, pemeriksaan spesimen swab sebanyak 14.461 sampel. Hasilnya, 9.002 sample negatif dan 5.459 sampel positif, yang berarti positivity rate Kuansing 37,74 persen. DKI Jakarta saja hanya 24,4 persen," kata dokter yang akrab disapa Ukup ini.

Kemudian, lanjut dr. Ukup, dari tanggal 1 - 10 Agustus 2021, Laboratorium RSUD Telukkuantan telah mengambil 117 sampel swab orofaring. Hasilnya, hanya 20 sampel yang dinyatakan negatif dan positivity rate-nya 82,9 persen.

"Dari rentang waktu itu juga, keterisian tempat tidur ruang pinere itu di atas 70 persen dan terjadi penumpukan pasien suspek di IGD. Jika kondisi ini terus berlangsung, tanpa ada penanganan yang maksimal, bukan tidak mungkin Kuansing bisa kolaps," kata dr. Ukup.

Dengan kondisi Kuansing saat ini, IDI Kuansing memberikan rekomendasi agar optimalisasi fungsi satgas Covid-19 mulai tingkat kabupaten hingga desa. Kemudian membuat SOP, sehingga penanganan Covid-19 menjadi satu komando mulai dari tingkat kabupaten sampai ke desa. Tidak hanya itu, edukasi terkait Covid-19 harus gencar dilaksakan.

"Dengan jumlah penduduk Kuansing 335 ribu orang lebih, harus ada ruangan khusus yang bisa menampung banyak pasien. Jangan ada lagi yang menumpuk di IGD. Kalau pembelajaran tatap muka dilaksanakan, terjadi lonjakan kasus, gugus tugas harus sudah tahu apa yang harus dilakukan. Itulah pentingnya SOP," kata dr. Ukup.

Setelah mendengarkan penjelasan Ketua IDI Kuansing, Pjs Sekda Kuansing Agusmandar menyatakan Pemkab Kuansing masih membutuhkan kajian yang mendalam sebelum belajar tatap muka dilaksanakan.

"Untuk pembelajaran tatap muka, akan kita bahas pada rapat selanjutnya," ujar Agusmandar mengakhiri rapat.

0 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
Note: HTML is not translated!

Kuansing Profile

  • Bupati
    Dr. H. Suhardiman Amby ,MM
  • Wakil Bupati
    H. Muklisin
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl
LPPL Kuansing FM
LPPL Kabupaten Kuantan Singingi