Lestarikan Budaya Lokal, H. Muklisin Siap Jadikan Selaju Sampan Pucuk Rantau Agenda Rutin Pemkab Kuansing
PUCUK RANTAU – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berkomitmen memperkuat pelestarian budaya lokal melalui dukungan terhadap tradisi Selaju Sampan atau Pacu Perahu di Kecamatan Pucuk Rantau. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuansing, H. Muklisin, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendorong kegiatan tersebut menjadi agenda rutin Pemkab Kuansing.
Komitmen itu disampaikan Muklisin saat membuka perlombaan Selaju Sampan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kecamatan Pucuk Rantau ke-14 di Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur, Kamis (29/10/2026) siang. Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi aspirasi masyarakat yang menginginkan tradisi Selaju Sampan terus dilestarikan dan dikembangkan.
Menurut Muklisin, Selaju Sampan bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari kekayaan budaya daerah yang memiliki nilai tradisi dan menjadi identitas masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu dijaga, dikembangkan, serta diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia menegaskan, penyelenggaraan Selaju Sampan ke depan perlu didukung dengan penataan arena yang lebih baik agar kegiatan berlangsung tertib, menarik, dan mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat, termasuk pengunjung dari luar daerah.
“Ke depan, arena Selaju Sampan ini harus kita tata lebih rapi. Kita ingin kegiatan ini semakin baik dan menjadi kebanggaan masyarakat Pucuk Rantau. Insyaallah, kita siap mendorong agar Selaju Sampan ini bisa menjadi agenda rutin Pemkab Kuansing,” ujar Muklisin.
Selain dukungan pemerintah daerah, Muklisin juga mengajak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuansing, khususnya di wilayah Pucuk Rantau, untuk turut berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.
Menurutnya, menjaga dan mengembangkan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tokoh adat, dan masyarakat.
“Kita mengajak perusahaan untuk ikut mendukung kebudayaan Kuansing, khususnya di Pucuk Rantau. Budaya ini adalah identitas daerah yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Pemkab Tampung Aspirasi Infrastruktur dan Kesehatan
Momentum peringatan Hari Jadi Kecamatan Pucuk Rantau ke-14 tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan kesehatan.
Camat Pucuk Rantau, Hj. Yulinar, S.Pd.SD., menyampaikan persoalan kondisi jalan yang menghubungkan Perhentian Sungkai menuju ibu kota kecamatan. Menurutnya, kondisi jalan tersebut memprihatinkan dan kerap terputus saat musim hujan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
Selain infrastruktur jalan, Yulinar juga mengusulkan revitalisasi Puskesmas Pangkalan yang telah dibangun sejak 2008. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Pucuk Rantau.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muklisin menyampaikan bahwa usulan revitalisasi fasilitas kesehatan telah diperjuangkan melalui pengajuan proposal kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Untuk revitalisasi rumah sakit, proposalnya sudah masuk ke Kementerian Kesehatan. Kita berharap usulan ini mendapat perhatian sehingga peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat segera terwujud,” ungkapnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus menampung berbagai aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam mendorong pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Kuantan Singingi.
Semarak Hari Jadi dengan Tradisi Budaya
Perayaan Hari Jadi Kecamatan Pucuk Rantau ke-14 berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang mengangkat tradisi dan kebudayaan masyarakat setempat. Selain perlombaan Selaju Sampan atau Pacu Perahu, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba Randai antardesa se-Kecamatan Pucuk Rantau.
Berbagai kegiatan bernuansa tradisional tersebut menjadi wujud partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus mempererat kebersamaan antardesa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Kuansing Azhar, MM, Kepala Bapenda Dr. H. Masrul Hakim, Kepala Dinas Kesehatan Aswandi, Plt. Kepala Dinas Kominfoss Hevi H. Antoni, M.Si., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Hendri Wahyudi, Plt. Kasatpol PP Rio Kasiter, M.Si., para kepala puskesmas, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ribuan masyarakat yang menyaksikan kemeriahan perlombaan.
Melalui momentum ini, Pemkab Kuansing berharap pelestarian budaya lokal dapat berjalan seiring dengan upaya mendorong pembangunan wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.







0 Comments