Kabupaten
Kuantan Singingi

Perkuat Kapasitas Organisasi, DWP Kuansing Gelar Seminar Microsite dan E-Reporting

TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) terus mendorong penguatan kapasitas organisasi perempuan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya diwujudkan melalui Seminar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuansing dengan tema “DWP Kuansing Kreatif Produktif: Membangun Identitas Digital Organisasi melalui Microsite s.id dan E-Reporting”, Kamis (5/11/2026).

Seminar yang berlangsung di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing tersebut secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., mewakili Bupati Kuansing. Kegiatan ini diikuti pengurus dan anggota DWP Kabupaten Kuansing.

Ketua DWP Kabupaten Kuansing, Ny. Izha Marlina Muradi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta motivasi Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap berbagai kegiatan dan program kerja DWP.

Ia menjelaskan, sejumlah program telah dilaksanakan, di antaranya DWP Mengajar, DWP Berdaya, dan DWP Sehat. Sementara itu, program DWP Peduli direncanakan menyasar Sekolah Luar Biasa (SLB), sedangkan DWP Kreatif diwujudkan melalui pelaksanaan seminar tersebut.

Menurutnya, pemanfaatan microsite dan e-reporting menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi, khususnya dalam penyampaian laporan kegiatan kepada DWP tingkat provinsi maupun pusat agar lebih mudah, cepat, dan terdokumentasi dengan baik.

Ia juga berharap kegiatan DWP ke depan semakin berkembang, termasuk melalui studi banding atau studi tiru serta pengaktifan kepengurusan DWP di tingkat kecamatan.

Dalam rangka menyambut HUT DWP ke-27, pihaknya turut mempersiapkan sejumlah perlombaan, di antaranya lomba menu khas Kuansing dan lomba Mars Dharma Wanita antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kuansing menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak.

Ia menilai DWP memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional, terutama dalam bidang pendidikan anak, percepatan penurunan angka stunting, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Untuk itu, ia berharap DWP terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Sebab, keberhasilan pelaksanaan berbagai program tidak dapat hanya bertumpu pada satu OPD, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Penasehat DWP Kabupaten Kuansing, Ny. H. Nurhidayah Muniroh Mukhlisin, dalam arahannya menyampaikan bahwa pada tahun ini DWP kembali mengaktifkan kepengurusan di tingkat kecamatan yang dalam beberapa tahun terakhir sempat vakum.

Ia mengingatkan bahwa sebagai pendamping aparatur sipil negara (ASN), anggota DWP juga memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran microsite merupakan salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan digital anggota sekaligus menjadi sarana untuk menghimpun dan mendokumentasikan berbagai kegiatan organisasi.

Hal tersebut juga sejalan dengan visi Kabupaten Kuantan Singingi untuk mewujudkan daerah yang berdaya saing. Oleh karena itu, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas organisasi dan mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

Dalam sambutan Bupati Kuansing yang dibacakan Pj Sekda, Drs. Muradi, M.Si., disampaikan bahwa di tengah keterbatasan kondisi keuangan daerah, Pemkab Kuansing tetap berharap dapat meraih berbagai prestasi dan penghargaan, termasuk penghargaan di bidang pemberdayaan dan kepedulian terhadap kaum perempuan.

Ia menegaskan bahwa terwujudnya Kuansing Hebat tidak terlepas dari peran dan kontribusi kaum perempuan, khususnya para ibu yang aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan sejumlah kabupaten/kota dalam meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional juga tidak terlepas dari peran aktif organisasi yang mampu menjalankan program secara konsisten dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Pj Sekda mendorong agar DWP di setiap kecamatan ke depan dapat memiliki desa binaan sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan lahir desa-desa percontohan yang mampu menjadi inspirasi bagi desa lainnya dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi anggota DWP dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Penguasaan teknologi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sudah menjadi kebutuhan yang harus diikuti oleh seluruh organisasi.

Selain itu, DWP diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan berbagai program nasional yang implementasinya telah menjangkau hingga tingkat desa.

Menutup sambutannya, Pj Sekda berharap seminar tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas, wawasan, dan kualitas anggota DWP Kabupaten Kuansing, sehingga organisasi semakin kreatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Terkait usulan pelaksanaan studi banding atau studi tiru yang disampaikan Ketua DWP, ia menyebutkan bahwa hal tersebut akan menjadi perhatian dan dipertimbangkan dengan melihat kondisi keuangan daerah.

Terlebih, pada tahun 2027 Kabupaten Kuansing diperkirakan mengalami pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp231 miliar.

Meski demikian, ia berharap keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat seluruh pengurus dan anggota DWP untuk terus berinovasi, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Kuansing diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memperluas peran dan kontribusinya dalam mewujudkan Kuansing yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

0 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
Note: HTML is not translated!

Kuansing Profile

  • Bupati
    Dr. H. Suhardiman Amby ,MM
  • Wakil Bupati
    H. Muklisin
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl
LPPL Kuansing FM
LPPL Kabupaten Kuantan Singingi