TELUKKUANTAN - Berdasarkan release dari RSUD Telukkuantan membenarkan adanya salah satu pasien laki-laki yang meninggal pada Ahad (5/4/2020), sekitar pukul 17.40 Wib. Pasien tersebut merupakan rujukan dari Puskesmas Lubuk Ramo.
Release yang dikeluarkan di Teluk Kuantan, Senin (6/4/2020) oleh Direktur RSUD Telukkuantan dr. Irvan Husin, menjelaskan, pasien masuk ke RSUD Telukkuantan pada pukul 17.00 Wib dengan diagnosis rujukan GERD.
"Pemeriksaan IGD, didapatkan pasien sesak napas, batuk dan demam.
Dari IGD, pasien dipindahkan ke tenda PINERE. Setelah konsultasi dengan dr. Juliansef, Ketua Tim Penanggulangan Covid-19, pasien ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Rencananya, akan dilakukan perawatan di ruang isolasi. Sedang menyiapkan ruangan, pasien meninggal di depan keluarga."
Karena pasien telah ditetapkan sebagai PDP Covid-19, maka perlakuan jenazah seperti pada pasien positif corona. Hal itu sebagai bentuk kewaspadaan penularan dan sesuai dengan pedoman dari Kemenkes RI.
Pihak RSUD Teluk Kuantan sudah melakukan Swab Nasofaring terhadap jenazah RA untuk dilakukan pemeriksaan PCR Covid-19.
"Sampel swab akan dikirim ke Diskes Riau yang nantinya dikirim ke Litbang Jakarta. Sampai saat ini, RA belum ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19. Mudah-mudahan negatif. Kepastian positif atau negatif, menunggu hasil PCR. Paling cepat seminggu."
terkait hal ini, pemerintah berharap, masyarakat Kuansing tidak panik dengan adanya kasus tersebut. Pemkab Kuansing mengimbau agar masyarakat tetap berupaya memutus mata rantai Covid-19. Caranya, melakukan pysichal distancing, PHBS, rajin cuci tangan dan selalu pakai masker.








0 Comments