Kabupaten
Kuantan Singingi

Pariwisata

Di bidang Pariwisata, Kabupaten Kuantan Singingi mempunyai potensi yang besar. Potensi wisata tersebut berupa budaya ataupun keindahan alam. Dari potensi wisata tersebut, yang sangat prospektif dikembangkan adalah jenis obyek wisata alam dan wisata budaya dengan atraksi-atraksi budaya lainnya yang dapat dikembangkan diantaranya :

  1. Pacu Jalur

Pacu Jalur merupakan potensi wisata yang digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pengertian dari pacu jalur itu sendiri adalah Pacu adalah bertanding dan jalur adalah perahu yang panjang dengan ukuran 25 meter – 40 meter mempunyai muatan 40 – 60 orang, pacu jalur termasuk dalam agenda kelander nasional dan pacu jalur merupakan budaya Kabupaten Kuantan Singingi yang sudah ada sejak dulu bahkan telah berumur ratusan tahun, pacu Jalur dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

1. Air Terjun Tujuh Tingkat

Terletak di Kecamatan Hulu Kuantan 37 Km dari Teluk Kuantan. Ketika berada di Lubuk Jambi ibukota Kecamatan Kuantan Mudik (22 Km dari Teluk Kuantan) bus anda akan bergerak menuju arah Kiliran Jao dan selepas Kota Lubuk Jambi bertemu dengan persimpangan satu simpang ke kiri arah Kiliran Jao, disitulah tadi letaknya Air Terjun Batang Koban.

Jika dari simpang selepas Lubuk Jambi, bus kita akan bergerak ke kanan terus sampai sejauh 11 Km akan sampai ke Kota Lubuk Ambacang Ibukota Kecamatan Hulu Kuantan. Dengan menaiki sampan bermesin (pompong) sejauh 4 Km anda akan melaluinya dengan kenyamanan arus sungai kadangkala tenang dan sunyi kadangkala ribut dengan gelombang arung jeramnya dilengkapi dengan pemandangan alam dan bukit-bukit yang terjal dengan hutan lindungnya yang masih asli.

Dalam perjalanan kita dapat menyaksikan binatang kera, berbagai jenis burung dan binatang lainnya seakan menyapa bagi pengunjungnya. Akhirnya sampailah ke lokasi Air Terjun Tujuh Tingkat Batang koban. Tujuh Tingkat maksudnya terdapat tujuh buah air terjun yang bertingkat, akhirnya sampai ke dasar sungai dan terus mengalir ke Sungai Kuantan yang mengairi sebagian besar daerah Kuantan Singingi.

2. Air Terjun Guruh Gemurai

Terletak sekitar 25 Km dari Teluk Kuantan. Nama Guruh Gemurai diambil dari bahasa daerah setempat, dimana Guruh berarti Gemuruh (bunyi air terjun dimaksud); sedangkan Gemurai adalah percikan air yang berserakan.

Jadi air terjun Guruh Gemurai berarti air terjun yang bunyi percikannya (curahannya) bergemuruh. Anda berada di Ibukota Kabupaten Kuantan Singingi yakni Teluk Kuantan dengan bus menuju arah Kiliran Jao Sumbar akan melalui Kota Lubuk Jambi, Ibukota Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi. Namun sebelumnya yakni 3 Km sebelum Lubuk Jambi (19 Km) dari Teluk Kuantan, anda dapat menikmati keindahan Danau Kebun Nopi, tidak ada duanya di Kuantan Singingi.

Anda berada di Lubuk Jambi Ibukota Kecamatan Kuantan Mudik masih Kabupaten Kuantan Singingi, 3 Km arah Kiliran Jao Sumbar, anda memulai perjalanan yang mendaki sesekali melalui jalan yang berbelok-belok dengan panorama alam yang terkenal bagian dari Bukit Barisan, sampailah anda ditengah-tengah pendakian yang berbukit-bukit dan lembah, disanalah terdapat air terjun Guruh Gemurai, tepatnya di desa Kasang.

3. Ekowisata Bukit Rimbang Baling

Berdasar Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 173/Kpts-II/1986 dan Keputusan Gubernur  Riau Nomor Kpts.149/V/1982, kawasan SMBRBB seluas 136.000 Ha ditetapkan sebagai suaka margasatwa.

Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling terletak di Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi. Keberadaan kawasan ini merupakan potensi yang dapat dikelola menjadi kawasan ekowisata sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.

Beberapa potensi yang dapat dikembangkan antara lain sebagai wahana riset dan penelitian pengembangan dan pelestarian keanekaragaman hayati. Kawasan dengan luas 136.000 hektar itu memiliki tingkat keanekaragaman ekosistem yang sangat tinggi.

Di kawasan itu terdapat berbagai flora, termasuk Rafflesia Merah Putih yang tergolong langka. Selain itu, kawasan itu juga menjadi habitat lima kucing hutan, antara lain macan dahan, kucing emas, macan tutul, "marble cat", dan harimau Sumatera. Kawasan ini juga dapat dikembangkan menjadi tempat wisata adventure seperti arung jeram, jelajah alam dan lainnya.

4. Danau Masjid Koto Kari

Terletak dalam kawasan wisata kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah Teluk Kuantan, berjarak kurang lebih 3 km dari ibukota Kabupaten Kuantan Singingi (Teluk Kuantan). Danau ini memiliki ukuran dengan panjang 800 meter dan lebar 200 meter dikelilingi oleh perkebunan karet milik masyarakat sekitar, disamping untuk tempat wisata danau ini juga berfungsi sebagai sumber air irigasi dan tempat mandi penduduk setempat.

4. Danau Kebun Nopi

Danau Kebun Nopi merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik. Danau ini memiliki Panjang lebih Kurang 800 meter dan lebar lebih kurang 100 meter.

5. Desa Wisata

Terletak 3 Km dari Ibukota Kabupaten Kuantan Singingi (Teluk Kuantan) dengan menggunakan bus menuju ke timur yakni arah ke Rengat ibukota Kabupaten Indragiri Hulu sejauh 3 Km sampailah di desa Koto Sentajo yang ditetapkan sebagai Desa Wisata.

Di desa ini dapat kita saksikan peninggalan sejarah atau adat nenek moyang berupa rumah adat dengan bangunan asli dengan motif khusus. Masyarakat di desa tersebut masih kental dengan adat kebiasaan yang diterima dari nenek moyang leluhurnya. Walaupun kehidupan masyarakat sudah jauh meninggalkan kebiasaan lama itu, namun ada hal-hal tertentu yang tidak mau ditinggalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di belakang desa wisata ini masih terdapat hutan yang asli, yang sampai sekarang masih dilarang untuk merusaknya, dan ini telah ditetapkan sebagai hutan lindung seluas 5000 Ha.

6. Wisata Sejarah

Potensi Wisata Sejarah di Kabupaten Kuantan Singingi cukup banyak akan tetapi belum ada yang dikembangkan. Potensi yang layak untuk dikembangkan diantaranya Tambang Batu Bara Peninggalan Jepang (Kecamatan Singingi Hilir), Rumah Adat Koto Benai (Kecamatan Benai), Rumah Adat Koto Rajo (Kecamatan Kuantan Hilir Seberang), dan rumah adat Koto Sentajo ( Kecamatan Sentajo Raya).

7. Air Panas Alam

Diseberang Sungai Pinang, Kecamatan Kuantan Mudik, 33 Km dari Teluk Kuantan. Dari Teluk Kuantan arah Kiliran Jao yakni 500 m sebelum sampai di Kota Lubuk Jambi, anda akan menjumpai simpang jalan ke arah kanan dan terus melanjutkan perjalanan 11 Km akan sampai ke satu tempat bersejarah yang konon sejak nenek moyang sudah dikunjungi beramai-ramai oleh masyarakat dalam dan luar Kuantan Singingi untuk berobat penyakit kulit, reumatik dan lain-lain. Itulah Air Panas Alam yang keluar dari perut bumi atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dari persimpangan jalan anda melalui beberapa desa yakni Pulau Binjai, Pabaun, Saik dan sampailah ke lokasi dimaksud.

8. Wisata lain-lain

Potensi wisata lain yang mendapat perhatian untuk dikembangkan adalah Kesenian Tradisional Daerah seperti Seni Tari, Randai, Rarak Godang

Profil Kuansing

  • Bupati
    Drs. H. Mursini, M.Si
  • Wakil Bupati
    H. Halim
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl