Kabupaten
Kuantan Singingi

Peternakan

Sektor Peternakan

Sektor peternakan tidak hanya meningkatkan populasi  dan produksi ternak Jenis hewan ternak dalam usaha memperbaiki gizi masyarakat tetapi juga meningkatkan pendapatan peternak.

Jenis ternak  yang banyak diusahakan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi adalah sapi, kerbau, kambing, itik, dan lainnya. Yang menjadi unggulan disektor ini  salah satunya   adalah  Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA).

Kotoran ternak dapat dipergunakan sebagai sumber pupuk organik. Pemanfaatan kotoran dan urin sapi untuk dijadikan pupuk organik, satu liter urin sapi bisa untuk kebutuhan pupuk tanaman. Kelompok Tani Peternakan juga memanfaatkan lahan yang berada di sekitar pasar ternak, untuk ditanami tanaman semangka, jagung, kacang panjang, dan pepaya bangkok.

Selain itu keberadaan Pasar ternak yang terletak di Desa Simpang Raya Kecamatan Singingi Hilir yang sudah berjalan kurang lebih 3 tahun menjadi potensi pendukung bagi usaha pengembangan ternak. Pasar ternak ini dikelola oleh Kelompok Tani Peternak dibawah binaan Dinas Peternakan Kabupaten Kuantan Singingi.

Jual beli ternak sapi dilakukan pada hari Rabu dengan pembeli yang datang dari dalam Kabupaten maupun di luar Kabupaten Kuantan Singingi. Aktivitas jual beli cukup membawa dampak positif bagi kelompok peternak maupun masyarakat yang ada  di desa Simpang Raya, karena dengan adanya pasar ternak ini memberikan peluang kepada masyarakat untuk berjualan kebutuhan sehari­hari dan berjualan makanan maupun minuman. Dengan adanya aktivitas tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang berada di sekitar pasar ternak.

Profil Kuansing

  • Bupati
    Drs. H. Mursini, M.Si
  • Wakil Bupati
    H. Halim
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl