Teluk Kuantan – Sebanyak 1.054 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi memulai tugasnya usai mendapatkan pembekalan langsung dari Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, di Gedung Abdoer Rauf, Jumat (23/4/2026) pagi.
Momentum tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi penegasan peran strategis aparatur pemerintah dalam menggerakkan roda pembangunan hingga ke tingkat desa.
Dalam arahannya, Bupati Suhardiman menegaskan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi PPPK Paruh Waktu. Ia menyebut, para pegawai ini akan menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam berbagai sektor prioritas, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga penguatan program sosial kemasyarakatan.
“PPPK Paruh Waktu harus menjadi motor penggerak di desa. Bukan hanya bekerja, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa para PPPK akan berperan sebagai juru pungut pajak di desa masing-masing dalam rangka mendongkrak PAD. Selain itu, mereka juga mengemban sejumlah tugas strategis lainnya, seperti percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih, pemantauan program makan bergizi gratis, serta pengawasan terhadap kualitas kesehatan makanan masyarakat.
Tak hanya itu, PPPK juga diharapkan berkontribusi dalam mendorong percepatan izin pertambangan rakyat, memantau pelaksanaan program Jamilah (Jemput Antar Ibu Melahirkan), hingga mendukung layanan Home Care serta percepatan penurunan angka stunting di daerah.
“Seluruh tugas ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni menciptakan generasi Kuansing yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Bupati.
Di hadapan ribuan PPPK, Suhardiman juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh pegawai tetap berkomitmen dan tidak menyimpang dari kebijakan pemerintah daerah.
“Jaga loyalitas dan pegang amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kalian adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Muradi, menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi fondasi awal untuk memastikan para PPPK memahami peran dan tanggung jawabnya secara menyeluruh.
“Kami ingin para PPPK tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terhadap tugas di lapangan,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Azhar, Kabag Umum Deswan Antoni, Plh Kadis Kominfo Hevi H Antoni, serta jajaran staf BKPP Kuansing.
Dengan dimulainya tugas 1.054 PPPK Paruh Waktu ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menaruh harapan besar terhadap percepatan pembangunan berbasis desa yang lebih progresif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.








0 Komentar