Kabupaten
Kuantan Singingi

Apkarkusi Resmi ditunjuk sebagai Penyelenggara Pasar Lelang Komoditi oleh Bappeti Kementerian Perdagangan RI

Teluk Kuantan - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, Drs.H.Mursini, M,Si menghadiri acara penyerahan persetujuan Apkarkusi sebagai penyelenggara pasar lelang komoditi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Balai Pertanian Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (29/07/2020).

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah merencanakan dan menetapkan program dan sasaran prioritas dibidang ekonomi khususnya sektor pertanian didalam RPJMD tahun 2016-2021. Dari sekian banyak program dan kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat beberapa keberhasilan yang telah dicapai dibidang perkebunan diantaranya, pada sub sektor perkebunan ditetapkannya Kabupaten Kuantan Singingi sebagai cluster karet, mulai dari penyediaan kebun entris, pembinaan penangkar karet, pemeliharaan sesuai standar Good Agriculture Practice (GAP), penanganan panen dan pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil serta pengembangan industri hilir produk berbasis karet.

Namun potensi pertanian yang cukup besar ini belum didukung dengan sistem pemasaran yang baik, salah satu dampaknya adalah masih rendahnya harga komoditi agro khususnya sektor perkebunan pada komoditi karet.

Untuk itu, salah satu upaya dan strategi Pemkab Kuansing untuk meningkatkan harga komoditi karet di tingkat petani adalah pemasaran dengan sistem lelang. Pemasaran dengan sistem ini telah dimulai oleh bidang perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya sistem lelang bersama yakni satu waktu satu tempat satu harga satu mutu (4S).

Dalam sambutannya Bupati Mursini menyampaikan bahwasanya pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah berupaya agar harga karet ditingkat petani dapat ditingkatkan,” Sistem lelang 4S ini telah dilakukan oleh asosiasi petani karet Kuantan Singingi (APKARKUSI), dengan kisaran harga karet rata-rata antara Rp.9.100 sampai Rp.9.980 per kg, dampak yang diperoleh dari sistem lelang 4S ini cukup signifikan yaitu mampu meningkatkan harga dan pendapatan petani karet sekitar Rp.2000 sd Rp.3000 per kg dari harga karet sebelumya” kata Bupati.

“Dengan dikembangkannya kegiatan pasar lelang komoditi dalam skala yang lebih luas sebagai wujud kerjasama antara Dinas pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, Dinas Koperasi UMKM dengan dukungan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Provinsi Riau serta Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) diyakini akan berdampak pada pemasaran komoditi agro dalam skala luas dan memberikan peningkatan harga yang lebih signifikan kepada petani produsen” tutup Bupati.

Asosiasi APKARKUSI ini telah berdiri secara resmi tanggal 11 Desember 2019 dan melaksanakan lelang pertama kali pada tanggal 22 Juli 2018, sampai saat ini APKARKUSI mewadahi 45 koperasi dan telah bekerjasama dengan 14 perusahaan komoditi karet yang tersebar di Provinsi Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, adapun capaian harga lelang karet tertinggi yang telah dicapai Rp.9.980 per kg di tahun 2019 lalu.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom isian yang wajib diisi ditandai *
Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Profil Kuansing

  • Bupati
    Drs. H. Mursini, M.Si
  • Wakil Bupati
    H. Halim
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl
LPPL Kuansing FM
LPPL Kabupaten Kuantan Singingi