Kabupaten
Kuantan Singingi

Bupati Mursini Bangga : Mahasiswa KKN UGM Kembangkan Ilmu Ekonomi Kreatif Kepada Masyarakat Gunung Toar

Teluk Kuantan -  Bupati Kuansing Drs.H.Mursini,M.Si Kamis (09/08/2018) menghadiri kegiatan pelepasan mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang sudah melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Gunung Toar. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati ini, dihadiri sejumlah Kepala OPD, Para Kabag Setdakab Kuansing beserta Camat Gunung Toar, dan Anggota DPRD Musliadi melepas hangat sejumlah Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Bupati Mursini mengatakan, KKN akan memberikan pengalaman nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dan juga merupakan bagian dari upaya UGM memberikan sumbangsih bagi masyarakat, guna mendorong akselerasi pencapaian misi dan prioritas pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan KKN Mahasiswa UGM yang turun langsung ke lapangan untuk menerapkan ilmunya,” singkatnya.

Pemerintah Kabupaten Kuansing yang juga fokus pada peningkatan mutu pendidikan, kesehatan dan jual beli masyarakat dengan meningkatkan sarana dan prasarana, mutu serta kualitas bahkan Pemkab Kuansing diharapkan dapat meningkatkan jual beli masyarakat di bidang pertanian. Sehingga Masyarakat yang telah mendapatkan ilmu ekonomi kreatif dari Mahasiswa KKN UGM, selain merubah pola pikir kreatif, juga bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Gunung Toar.

Salah satu Program dari sejumlah  mahasiswa UGM adalah menggelar pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi berbagai barang berguna. Pelatihan itu berlangsung semasa Mahasiswa UGM KKN di Teluk Beringin Pada Selasa, 24 Juli 2018 lalu.

Dicky Adra, mahasiswa ISIPOL UGM, selaku koordinator pelatihan pagi ini mengungkapkan pelatihan tersebut hadir dikarenakan permasalahan kebersihan di lingkungan sekitar. Di sepanjang jalan di Desa Teluk Beringin banyak sekali sampah plastik sisa makanan dan minuman yang berserakan. Pasalnya Desa Teluk Beringin tidak memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk tempat membuang sampah.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pukul 16.30 – 18.00 WIB di Balai Desa Teluk Beringin Kecamatan Gunung Toar  dengan peserta dari kelompok PKK Desa Teluk Beringin. Melalui pelatihan ini, kelompok PKK Desa Teluk Beringin dilatih langsung mengolah sampah plastik sisa makanan dan minuman menjadi dompet, gantungan kunci, hiasan jilbab, dan ecobrick.

Selain itu, masyarakat juga tidak memiliki bak sampah dan selama ini mereka membuang sampah dengan cara membakar dan membuangnya ke sungai. Akibatnya ada banyak sampah yang dibuang ke sembarang tempat dan hal ini kemudian seolah dianggap biasa oleh masyarakat.

Sebelum melatih kelompok PKK untuk membuat kerajinan tangan dari sampah, mahasiswa UGM juga menampilkan video tentang pemanfaatan ecobrick sebagai pengganti bata untuk pembangunan rumah, dan pembuatan kursi serta meja. Kelompok PKK Desa Teluk Beringin tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan tersebut.

Mereka sangat bersyukur dengan adanya pelatihan tersebut karena sebelumnya sampah yang mereka miliki hanya dibuang saja. Dengan adanya pelatihan tersebut, masyarakat kemudian tahu bahwa pengolahan dan pemanfaatan sampah tidak hanya bisa membuat lingkungan bersih, tetapi juga bisa bisa digunakan kembali dan dijual.

“Pelatihan ini juga menjadi langkah persiapan dari operasionalisasi Bank Sampah yang kami inisiasi bersama dengan Pemerintah Desa dan pemuda setempat” tutur Dicky.

Dengan adanya pelatihan ini mahasiswa UGM berharap masyarakat setempat lebih memerhatikan kebersihan lingkungan dan kelompok PKK bisa lebih produktif melalui pengolahan sampah tersebut. Pelatihan kemudian ditutup dengan penjelasan singkat tentang pemanfataan sampah dalam bentuk lainnya dan berfoto bersama.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama Dan penyerahan Laporan Program KKN Mahasiswa UGM yang telah dilaksanakan di Kecamatan Gunung Toar.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom isian yang wajib diisi ditandai *
Catatan: HTML tidak diterjemahkan!