Telukkuantan - Pelaksanaan Ivent Tahunan Pacu Jalur Tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau tampaknya akan diundur pada 2022 mendatang. Pasalnya, pelaksanaan Pacu Jalur yang disaksikan langsung ratusan ribu orang ini tidak akan mungkin bisa menerapkan disiplin protokol kesehatan.
"Tampaknya akan diundur karena kondisi sekarang masih dalam suasana pandemi Covid-19," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuansing , Dr. H. Indra Suandy, ST, M.Si, Rabu, (17/03/2021).
Kata Indra Suandy, “Soal anggaran tahun ini untuk pelaksanaan pacu jalur berkurang. Tahun 2020 lalu anggaran untuk pelaksanaan Pacu Jalur itu sebesar Rp 1,8 Miliar dan pada Tahun 2021 anggaran hanya Rp 1,1 Miliar. "Turun sekitar Rp 700 juta,” katanya.
Apabila perhelatan Pacu Jalur dipaksakan dilaksanakan, selain rawan kondisi Covid-19, juga anggaran untuk pelaksanaan tidak akan cukup. "Untuk hadiah saja habis Rp 950 juta, belum lagi yang lain-lain lagi," kata Indra Suandy.
Indra Suandy berharap, anggaran Pacu Jalur tahun ini apabila tidak dilaksanakan bisa dialihkan untuk kegiatan lain. "Kalau diundur pelaksanaannya, anggaran untuk Pacu Jalur ini kita harapkan bisa dialihkan untuk yang lain," katanya. "Tapi nanti Tim Gugus Tugas yang akan menentukan bisa tidaknya dilaksanakan Pacu Jalur tahun ini. Kita sudah lakukan koordinasi dengan Asisten I Setda Provinsi dan Tim Gugus Provinsi, mereka menyarankan agar yang menentukan nanti tergantung Gugus Kabupaten," kata Indra Suandy. (riau online)








0 Komentar