Teluk Kuantan – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang dilaksanakan di Aula TK Pembina Teluk Kuantan, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program perdana GOW Kuansing di awal tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak.
Penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Kuantan Singingi, Bonita Aryeti, S.Tr., S.Sos, serta Ketua PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kabupaten Kuantan Singingi, Depita Engriani, S.Ag., M.Pd.
Ketua GOW Kuansing Hj. Nurhidayah Muniroh, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus GOW sekaligus mengisi kegiatan organisasi dengan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, penyuluhan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dipilih karena masih ditemukannya berbagai kasus kekerasan di Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya yang menimpa perempuan dan anak.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal GOW Kuansing di tahun 2026 untuk berkontribusi nyata dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT PPA Kabupaten Kuantan Singingi, Bonita Aryeti, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak di Kabupaten Kuantan Singingi. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus-kasus tersebut berjalan dengan baik berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi serta sinergi lintas sektor.
“Kami telah melakukan pendampingan terhadap kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak, dan alhamdulillah seluruh proses berjalan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PUSPAGA Kabupaten Kuantan Singingi, Depita Engriani, memaparkan peran PUSPAGA sebagai layanan untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui konsultasi dan psikoedukasi. Layanan ini ditujukan bagi keluarga yang menghadapi permasalahan pengasuhan, kekerasan, kenakalan remaja, hingga kesulitan belajar anak, dengan tujuan mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan layak anak melalui pendekatan preventif.
Depita juga menambahkan bahwa untuk meminimalisir terjadinya kekerasan dalam keluarga maupun masyarakat, diperlukan penanaman pendidikan agama sejak dini, penerapan pola asuh yang tepat, serta pola komunikasi yang baik agar tercipta hubungan keluarga yang harmonis.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan organisasi wanita, berbagai elemen masyarakat, orang tua, anak-anak tingkat TK, SD, dan SMP, serta para guru PAUD. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan ini diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Acara berlangsung dengan lancar dan dipandu oleh Apt. Mira Stania, S.Farm. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua IGTKI Kabupaten Kuantan Singingi, Gustinur, S.Pd, selaku penanggung jawab acara, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.








0 Komentar