Hadiri Entry Meeting BPKP, Bupati Kuansing Dorong APBD Lebih Tepat Sasaran
Pekanbaru – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM menegaskan bahwa proses perencanaan dan penganggaran daerah harus dilaksanakan secara terukur, akurat, dan akuntabel agar setiap program pembangunan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Suhardiman saat menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 serta Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 yang digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Ir. H. SF Haryanto, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau Effendy, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.
Menurut Suhardiman, evaluasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merupakan langkah penting dalam memastikan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah semakin baik serta selaras dengan tujuan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, perencanaan dan penganggaran APBD di daerah dapat semakin terukur, akurat, dan akuntabel sehingga program pembangunan benar-benar tepat sasaran,” ujar Suhardiman.
Ia juga menilai bahwa evaluasi dari BPKP menjadi bagian strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam memastikan setiap program memiliki indikator kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Effendy, menjelaskan bahwa entry meeting evaluasi perencanaan dan penganggaran merupakan agenda penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah di seluruh kabupaten dan kota.
Menurutnya, BPKP secara berkala melakukan evaluasi serta menyampaikan laporan kepada pemerintah daerah setiap semester sebagai bentuk penguatan sistem pengawasan dan perbaikan berkelanjutan.
“BPKP setiap semester menyampaikan laporan kepada bupati dan wali kota. Jika masih terdapat kekurangan, hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi agar pembangunan di Provinsi Riau dan seluruh daerah dapat berjalan lebih baik serta tetap terintegrasi,” jelas Effendy.
Melalui kegiatan ini diharapkan proses perencanaan pembangunan dan penganggaran di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau semakin berkualitas, transparan, serta selaras dengan program pembangunan daerah maupun nasional.








0 Komentar