TELUK KUANTAN — Kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), didorong untuk mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah pusat melalui pengembangan kawasan yang memiliki nilai strategis bagi pariwisata dan kebudayaan nasional.
Dorongan tersebut disampaikan Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Dr. Yan Hiksas, S.E., M.Si., saat bertemu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Teluk Kuantan, Rabu (30/9/2026) siang.
Dalam pertemuan tersebut, Yan Hiksas mendorong agar potensi Tepian Narosa dan Pacu Jalur mendapat perhatian lebih lanjut dari Kementerian Pariwisata, mengingat keduanya memiliki potensi besar sebagai kekuatan pariwisata dan budaya yang dapat dikembangkan hingga tingkat nasional.
“Kami akan mendorong dan mengomunikasikan ini dengan Kementerian Pariwisata. Tepian Narosa memiliki potensi yang sangat kuat, terutama karena Pacu Jalur bukan hanya milik Kuansing, tetapi sudah menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki daya tarik nasional,” ujar Yan Hiksas.
Menurutnya, pengembangan Tepian Narosa membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, terutama dalam menyiapkan perencanaan, konsep pengembangan kawasan, serta infrastruktur pendukung.
Ia menilai, penguatan kawasan Tepian Narosa dapat dilakukan secara terpadu dengan pengembangan Pacu Jalur sebagai daya tarik budaya dan pariwisata, sehingga kawasan tersebut tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan event, tetapi juga mampu menjadi destinasi yang memiliki daya tarik sepanjang tahun.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Kuantan Singingi H. Muklisin menyambut baik dorongan dari KSP untuk memperkuat pengembangan Tepian Narosa.
Menurut Muklisin, Tepian Narosa memiliki nilai strategis bagi Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya sebagai pusat pelaksanaan Festival Pacu Jalur sekaligus salah satu etalase budaya daerah.
“Kami tentu menyambut baik dorongan dari KSP. Tepian Narosa bukan hanya tempat pelaksanaan Pacu Jalur, tetapi merupakan etalase budaya Kuansing. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat semakin memperkuat penataan kawasan ini, sehingga menjadi destinasi yang representatif dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Muklisin.
Muklisin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan terus membangun koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait dalam menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung pengembangan Tepian Narosa.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Tepian Narosa sebagai pusat kegiatan budaya dan pariwisata Kuansing, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, kerajinan, dan pariwisata.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Tenaga Ahli Utama KSP Lindsey Afsari Puteri, S.T., M.I.Kom.; Tenaga Ahli Madya KSP Drs. M. Udyiana Mulyadin, M.Pd.; Tenaga Terampil KSP Dra. Hakimah Zakaria; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kuansing, Hj. Fariza, S.H., M.H.








0 Komentar