TELUK KUANTAN – Panggung Bintang Radio Kuantan Singingi (Kuansing) 2026 di Astaka Taman Jalur, Teluk Kuantan, berlangsung meriah, Kamis (8/10/2026) malam. Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi menambah semarak kompetisi olah vokal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi.
Lomba karaoke Bintang Radio yang ditaja oleh Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Republik Indonesia (PAPPRI) Kabupaten Kuantan Singingi dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengasah bakat, sekaligus melestarikan seni olah vokal di Negeri Jalur.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Napisman. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, dan menjadikan panggung perlombaan sebagai ruang untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.
“Jangan takut kalah dan jangan takut salah nada. Nikmati panggungnya dan jadikan panggung ini sebagai tempat untuk belajar, mengasah kemampuan, serta menunjukkan potensi diri. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam perlombaan, tetapi keberanian untuk tampil merupakan langkah awal menuju prestasi,” pesannya.
Napisman juga mengingatkan dewan juri agar melaksanakan penilaian secara objektif dan profesional. Dengan demikian, peserta yang melaju ke babak selanjutnya benar-benar ditentukan berdasarkan kemampuan dan kualitas penampilan masing-masing.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan terus memberikan ruang dan kesempatan bagi generasi muda untuk berkarya, mengembangkan potensi, serta meraih prestasi, termasuk melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
Sementara itu, Ketua DPC Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kuansing, Seprialis, menyampaikan bahwa program Bintang Radio merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan seni olah vokal sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang musik.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Ke depan, PAPPRI juga akan mengambil bagian dalam mendukung serta mengembangkan kesenian dan kebudayaan di Kuantan Singingi,” ungkapnya.
Antusiasme generasi muda terhadap Bintang Radio Kuansing 2026 terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 43 orang. Setelah melewati tahapan perlombaan, sebanyak 13 peserta berhasil melaju ke babak semifinal.
Pada semifinal yang digelar Kamis malam, enam peserta berhasil memperoleh tiket menuju babak Grand Final. Mereka akan kembali tampil untuk memperebutkan hasil terbaik pada Jumat (9/10/2026) malam di Astaka Taman Jalur, Teluk Kuantan.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Bintang Radio Kuansing 2026 diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan bakat, memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berprestasi, serta memperkuat kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. Emerson; Camat Kuantan Tengah, Eka Putra; serta Ketua Permaniks, Skedar Sihura.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Tri Arga Sound, Asadel, Yamaha Alfa Scoorpi, dan Saloni Fashion.
Melalui penyelenggaraan Bintang Radio Kuansing 2026, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap semakin banyak generasi muda yang berani tampil, mengembangkan kreativitas, dan berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan seni serta budaya di Kabupaten Kuantan Singingi.








0 Komentar