Kabupaten
Kuantan Singingi

Pemerintah Himbau Masyarakat Hindari Berita Hoax Covid-19

Teluk Kuantan - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kuantan Singingi Ir.H. Samsir Alam, MM menghimbau, agar masyarakat bijak dalam menyebarkan dan menerima informasi baik dari media sosial ataupun media-media lain yang belum terkonfirmasi kebenarannya, terutama saat kondisi Pandemi Corona saat ini.

"Hal ini, menyikapi banyaknya beredar berita bohong atau hoak ditengah-tengah masyarakat." ujar Kadis Samsir Alam di Teluk Kuantan, Selasa (21/4/2020).

Sampai saat ini terdapat 562 isu hoax tentang Covid-19, beredar dan tersebar di 1209 flatform media sosial! Total jumlah ini berhasil didapat dari penelusuran mesin AIS (Automatic Identification System) milik Kementrian Kominfo Republik Indonesia.

Mesin AIS adalah mesin crawling konten negatif di internet yang diluncurkan sejak tahun 2018. Mesin AIS menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk secara cepat menentukan konten negatif.

Kadis Kominfo Samsir Alam menyampaikan, bahwa informasi hoax tersebut akan berdampak kepada masyarakat seperti membuat kepanikan, kegaduhan dan lain sebagainya. untuk itu sebelum membagikan informasi harus cek dan ricek informasinya terlebih dahulu, apakah dapat dipercaya dan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Terkait pemberitaan hoax. Kadis Kominfo Samsir Alam memberikan 8 (delapan) tips, cara praktis menghindari berita bohong/hoak.

Pertama, bacalah berita hanya dari sumber yang layak dipercaya dan kredibel.

Kedua, baca dulu isi beritanya, baru share (bagi) ke media sosial (facebook, twitter, WA, dan sebagainya). "Banyak orang yang hanya setelah membaca judul dan gambarnya, langsung menyebarkan berita tersebut ke media sosial tanpa mengetahui dan memahami isi berita."

Ketiga, Lihat alamat situs. Bila mendapatkan informasi hoax berupa pemberitaan media, perhatikan nama media yang membuat berita sekaligus alamat situs.

Keempat, cek fakta. Perhatikan nara sumber yang dicantumkan dalam berita tersebut, apakah berasal dari sumber resmi atau yang memiliki kredibilitas. "Pembaca juga sebaiknya dapat membedakan antara fakta dan opini. Fakta merupakan peristiwa yang terjadi dan ada bukti sedangkan opini adalah pendapat dan kesan dari penulis."

Kelima, jangan menelan mentah-mentah informasi yang ditemukan di internet. "Pelajari setiap informasi yang didapat dari internet, lakukan cross check dengan membaca informasi serupa dari situs lain . Dengan demikian Anda akan lebih paham mana informasi yang bermanfaat dan mana yang menyesatkan. 

Keenam, jangan percaya mitos . "Masyarakat Indonesa masih banyak yang percaya dengan mitos-mitos tidak masuk akal , orang-orang seperti ini sangat mudah percaya dengan informasi yang tidak benar namun karena banyak yang share di sosial media, mereka jadi percaya juga."

Ketujuh, jangan mudah terprovokasi. 

Kedelapan, Selalu ingat, bahwa tidak semua yang dibaca di internet dan media sosial adalah benar.

Pemerintah sendiri telah menyedian kanal resmi untuk memastikan suatu informasi itu hanya isu atau hoax. Yaitu melalui situs resmi Kementerian Kominfo pada Link https://www.kominfo.go.id/content/all/laporan_isu_hoaks.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom isian yang wajib diisi ditandai *
Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Profil Kuansing

  • Bupati
    Dr. H. Suhardiman Amby ,MM
  • Wakil Bupati
    H. Muklisin
  • Hari Jadi
    12 Oktober 1999
  • Luas
    7.656,03 km2
  • Penduduk
    325.307 jiwa (2016)
  • Kepadatan
    41,53 km2 (2016)
  • Kecamatan
    15
  • Kelurahan
    11
  • Zona Waktu
    WIB (GMT +7)
  • Kode Telepon
    +62 0760
  • Koordinat
    0 000 -1 0 00 LS
    101 0 02 - 101 0 55 BT
  • Ketinggian
    400 mdpl
LPPL Kuansing FM
LPPL Kabupaten Kuantan Singingi